24 Maret, 2008

Falsafah Cinta

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang hanya ingin bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintainya, menyebutnya takdir.

Allah mengetahui yang terbaik, akan memberi ujian untuk menguji kita,
Kadang cinta melukai hati, supaya hikmahnya bisa tertanam dalam.

Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan dibaliknya,
Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa Ia mengambil sesuatu, Ia akan memberi yang lebih baik.

Mengapa menunggu ?



Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa,
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono,
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.

Jika ingin berlari, belajarlah berjalan dahulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.

Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius

Perlu kau ketahui bahwa :
Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,
Kota Roma tidak dibangun dalam waktu sehari,
Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,
Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.

Kebanyakan hal yang indah dalam kehidupan memerlukan waktu yang lama,
Dan penantian tidaklah sia-sia. Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal ?

iman, keberanian, pengharapan.

Penantian menjanjikan satu hal yang tak dapat dibayangkan oleh seorang pun.
Pada akhirnya, Allah dengan segala hikmatnya,
Meminta kita menunggu karena alasan yang penting

23 Maret, 2008

Kata-Kata Bijak

-Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) dan harta terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan tapi ilmu bertambah bila dibelanjakan. -Saidina Ali bin Abi Talib

-Kecantikan bukan terletak pada pakaian yang dipakai tetapi ia bergantung kepada keelokan akhlak dan budi pekerti. - Saidina Ali bin Abi Thalib

-Jadilah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, tumbuh di tepi jalan. Dilempar buahnya dengan batu, tetapi tetap dibalas dengan buah. -Saidina Abu Bakar As-Siddiq

-Alangkah buruknya kepapaan, kalau aku mengadu aku malu, kalau aku berdiam diri aku binasa -Saidina Ali bin Abi Talib

-Jangan berkawan dgn orang yang tamak kerana pada zahirnya ia ingin membahagiakanmu tapi hakikatnya dia akan mencelakan . Jauhilah berteman dengan pembohong kerana ia boleh menjadikan orang yang dekat lari daripadamu dan sebaliknya .Janganlah berkawan dengan orang yang bakhil kerana ia akan melupaimu di waktu kamu sangat memerlukannya dan jauhilah bersahabat dengan orang yang suka berbuat jahat kerana ia tidak malu untuk menjualmu dengan harga yang sangat murah - Saidina Ali bin Abi Thalib

-Hanya lidah yang mahu berdusta dan berbohong. Namun pandangan mata, hayunan kedua belah tangan, langkah kedua belah kaki dan pergerakan tubuh atau seluruh anggota badan akan menafikan apa yang diucapkan oleh lidah -Khalifah Ali bin Abi Talib

-Jangan engkau percaya melihat kegagahan seorang lelaki. Tetapi jika mereka teguh memegang amanah dan menahan tangannya daripada menganiayai sesamanya, itulah lelaki yang sebenarnya -Khalifah Umar al-Khattab

-Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusannya sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan jahat dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya terhadap kehormatan dirinya -Khalifah Ali bin Abi Talib

-Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata lemah-lembut -Saidina Umar bin Al-Khatab

-Orang yang terlalu memikirkan akibat dari sesuatu keputusan atau tindakan, sampai bila-bilapun dia tidak akan menjadi orang yang berani -Khalifah Ali bin Abi Talib

-Agama buat kehidupan di akhirat, harta buat kehidupan di dunia. Di dunia orang yang tidak berharta berasa susah hati, tetapi orang yang tidak beragama merasa lebih sengsara -Saidina Abu Bakar As-Siddiq

-Kekayaan yg sebenar ialah akal , kepapaan yg sebenar ialah rosak akal . Sepi yang sebenarnya ialah kagum dengan diri sendiri dan kemuliaan yang sebenar ialah akhlak yg baik. - Saidina Ali bin Abi Thalib

-Barangsiapa menempatkan dirinya di tempat yang dapat menimbulkan persangkaan, maka janganlah menyesal kalau orang menyangka buruk kepadanya -Saidina Umar al-Khattab

-Semulia-mulia manusia ialah siapa yang mempunyai adab, merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi, memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat - Khalifah Abdul Malik bin Marwan

-Banyak berhutang akan menggelincirkan orang yang benar kepada pendustaan - Saidina Ali bin Abi Thalib

-Manusia yang berakal ialah manusia yang suka menerima dan meminta nasihat -Saidina Umar bin Al-Khatab

-Orang berilmu lebih utama daripada orang yang selalu berpuasa, bersolat dan berjihad. Apabila mati orang yang berilmu, maka terdapat suatu kekosongan selain oleh penggantinya (yang berilmu juga) -Saidina Ali bin Abi Talib

-Barangsiapa yang jernih hatinya, akan diperbaiki Allah pula pada yang nyata di wajahnya. -Saidina Umar bin Al-Khatab

-Sesiapa yang dilantik menjadi pemimpin kepada manusia maka dia hendaklah mengajar dirinya terlebih dahulu sebelum mengajar orang lain. Dan dia hendaklah memperelokkan setiap tindak tanduknya seharian sebelum memperelokkan dengan lidah. Dan sesiapa yang mengajar dirinya sendiri serta memperelokkannya lebih layak untuk mendapat kemuliaan daripada mereka yang mengajar dan memperelokkan manusia yang lain. - Saidina Ali bin Abi Thalib

-Ingin aku jadi rumput sahaja, supaya dimakan oleh kuda kerana amat ngerinya siksaan Allah- Saidina Abu Bakar As-Siddiq

-Bagi setiap nikmat ada kunci yang membukanya dan ada kunci yang akan menyelaknya yang mana kunci pembukanya adalah sabar dan kunci penyelaknya adalah malas - Saidina Ali bin Abi Thalib

-Kemarahan orang yang berakal dilihat pada tindak tanduknya dan kemarahan yang ada pada orang jahil itu dapat dilihat melalui perkataannya. - Saidina Ali bin Abi Thalib

-Apabila kamu merasa letih kerana berbuat kebaikan maka sesungguhnya keletihan itu akan hilang dan kebaikan yang dilakukan akan terus kekal. Dan sekiranya kamu berseronok dengan dosa maka sesungguhnya keseronokan itu akan hilang dan dosa yang dilakukan akan terus kekal. -Saidina Ali bin Abi Thalib

-Dua nikmat yang sering dilupakan ialah kesihatan dan keselamatan. - Saidina Ali bin Abi Thalib

-Peliharalah iman kamu dengan memperbanyakkan sedekah, bentenglah hartamu dengan mengeluarkan zakat dan tolaklah gelombang bencana bala dengan sentiasa berdoa kepada Allah - Saidina Ali bin Abi Thalib

-Orang-orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal, kepercayaan, cinta, dan rasa hormat. - Saidina Ali bin Abi Thalib

-Keadilan itu syurga bagi orang yang dizalimi tetapi keadilan itu adalah neraka bagi orang-orang yang bersifat zalim - Saidina Umar bin Al-Khatab

-Orang yang tidak menguasai matanya, hatinya tidak ada harganya -Khalifah Ali bin Abi Talib

-Kalau engkau berasa berkuasa untuk membuat aniaya kepada hamba Allah, ingatlah pula bahawa Allah lebih berkuasa membalasnya -Saidina Umar bin Al-Khatab

-Saidina Ali berkata: “Wahai manusia, jagalah wasiatku. Jika kamu memegangnya erat-erat dengan segala kesiapan sehingga kamu dapat melaksanakannya, kamu tidak akan dapat keuntungan yang lebih besar darinya. Wasiat itu adalah :

1.Hendaklah kamu tidak berharap kecuali kepada Tuhanmu.

2.Hendaklah kamu tidak takut kecuali kepada dosa-dosamu.

3.Hendaklah kamu tidak malu untuk belajar jika tidak tahu.

4.Hendaklah orang yang alim berkata : “Aku tidak tahu, “ apabila dia memang tidak tahu.

-Saidina Abu Bakar r.a berkata : Orang yang bakhil itu tidak akan terlepas daripada salah satu daripada 4 sifat yang membinasakan, iaitu:

· Ia akan mati and hartanya akan diambil oleh warisnya, lalu dibelanjakan bukan pada tempatnya atau;

· Hartanya akan diambil secara paksa oleh penguasa yang zalim atau;

· Hartanya menjadi rebutan orang-orang jahat and akan dipergunakan untuk kejahatan pula atau;

· Adakalanya harta itu akan dicuri and dipergunakan secara berfoya-foya pada jalan yang tidak berguna .

-Saidina Umar bin Al-Khatab r.a. berkata :

· Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya.

· Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina.

· Orang yang menyintai akhirat, dunia pasti menyertainya.

· Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga.

-Saidina Othman Ibnu Affan r.a. berkata : Antara tanda-tanda orang yang bijaksana itu ialah:

· Hatinya selalu berniat suci

· Lidahnya selalu basah dengan zikrullah

· Kedua matanya menangis kerana penyesalan (terhadap dosa)

· Segala perkara dihadapainya dengan sabar dan tabah

· Mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia.

-Saidina Ali r.a berkata :

· Tiada solat yang sempurna tanpa jiwa yang khusyu’.

· Tiada puasa yang sempurna tanpa mencegah diri daripada perbuatan yang sia-sia.

· Tiada kebaikan bagi pembaca al-Qur’an tanpa mengambil pangajaran daripadanya.

· Tiada kebaikan bagi orang yang berilmu tanpa memiliki sifat wara’ (memelihara diri & hati-hati dari dosa).

· Tiada kebaikan mengambil teman tanpa saling sayang-menyayangi.

· Nikmat yang paling baik ialah nikmat yang kekal dimiliki.

· Doa yang paling sempurna ialah doa yang dilandasi keikhlasan.

· Barangsiapa yang banyak bicara, maka banyak pula salahnya,siapa yang banyak salahnya,maka hilanglah harga dirinya,siapa yang hilang harga dirinya, berarti dia tidak wara’, sedang orang yang tidak wara’ itu berarti hatinya mati.

-Semua perangai tercela ditempatkan dalam sebuah rumah, dan kunci rumah itu adalah ketidak jujuran. -Imam Hasan Al-Askari

-Islam memiliki dinding dan pintu yang kuat. Dinding Islam ialah kebenaran dan pintunya ialah keadilan.

-Islam akan tetap jaya, selama penguasa-penguasa bersikap keras dan tegas, tetapi itu dilakukan tidak bererti mesti dengan pedang dan cemeti, melainkan dengan hak dan keadilan. -Said bin Suwaid

Tidak ada kebaikan bagi pembicaraan kecuali dengan amalan.

Tidak ada kebaikan bagi harta kecuali dengan kedermawanan.

Tidak ada kebaikan bagi sahabat kecuali dengan kesetiaan.

Tidak ada kebaikan bagi sedekah kecuali niyt yang ikhlas.

Tidak ada kebaikan bagi kehidupan kecuali kesihatan dan keamanan.

-Al-Ahnaf bin Qais

-Hai anakku! Apabila perut penuh, nescaya tidurlah fikiran, bisulah ilmu hikmah dan duduklah (masalah) anggota tubuh daripada beribadah - Nasihat Luqmanul Hakim kepada anaknya.

-Abu Laits as-Samarqandi berkata kalau seseorang itu hendak selamat dari siksa kubur hendaklah melazimkan empat perkara semuanya :

1. Hendaklah ia menjaga solatnya

2. Hendaklah dia bersedekah

3. Hendaklah dia membaca al-Quran

4. Hendaklah dia memperbanyakkan membaca tasbih kerana dengan memperbanyakkan membaca tasbih, ia akan dapat menyinari kubur dan melapangkannya.

-Adapun empat perkara yang harus dijauhi ialah :-

1. Jangan berdusta

2. Jangan mengkhianat

3. Jangan mengadu-domba (jangan suka mencucuk sana cucuk sini)

4. Jangan kencing sambil berdiri

-Hatim Azzahid berkata : 4 perkara yang tidak diketahui kadarnya melainkan oleh 4 perkara

1) Muda tidak diketahui kadarnya melainkan oleh orang tua

2) Kesejahteraan (kedamaian) tidak diketahui kadarnya melainkan oleh orang yang terkena bala

3) Kesihatan tidak diketahui kadarnya melainkan oleh orang yang sakit

4) Hidup tidak diketahui kadarnya melainkan oleh orang yang telah mati

-Kamu menutup pintumu dan menurunkan tabirmu dan berasa malu kepada manusia tetapi tidak malu kepada Al-Quran yang ada di dadamu dan tidak malu kepada Allah yang Maha Besar yang tidak ada sesuatu yang dapat bersembunyi dariNya. - Al Fudhail bin Iyaadh

-Orang yang tidur mesti dikejutkan, orang yang lupa mesti diperingatkan. Sesiapa yang tidak pernah mendapat nasihat dan peringatan maka dia sebenarnya telah mati. Peringatan itu begitu bermanfaat buat sesiapa yang menerima dengan hati yang mempunyai ciri-ciri ” Dan tidak diberi peringatan melainkan sesiapa yang segera bertaubat.-Imam Abdullah bin Alwi al-Haddad al-Husaini

-Orang akan tetap menjadi ahli ilmu yang sejati selama dia masih menuntut. Tetapi apabila pada suatu ketika dia berkata “Aku sudah pintar”, maka sesungguhnya dia sudah menjadi bodoh dengan sendirinya. -Luqman Hakim

Siapa yang mengamalkan apa yang telah diketahui maka akan diberi taufiq untuk mencapai apa yang belum diketahui - Al-Auzaa’i

-Siapa yang mendamaikan dua orang yang sedang bersengketa Allah akan memberinya pahala untuk tiap kalimat yang diucapkannya sama dengan memerdekakan budak - Anas r.a

-Manusia yang paling lemah ialah orang yang tak sanggup cari teman dan yang paling lemah daripada itu ialah orang yang mensia-siakan teman yang telah diperolehinya -Imam Al-Ghazali

-Kamu tidak boleh memberi kepuasan kepada semua orang, tetapi kamu boleh memberi kepuasan kepada golongan yang berakal, beradab dan terpilih - Ibnu Maqaffa

-Usaha yang halal itu lebih berat daripada memindah bukit ke atas bukit -Ibnu Abbas

-Adab dan akhlak yang buruk seperti tembikar yang sudah pecah. Tidak dapat dilekatkan lagi dan tidak dapat dikembalikan menjadi tanah - Wahab Munabih

-Seseorang tidak akan mencapai darjat kesolehan, kecuali melalui enam rintangan: menutup pintu kemuliaan dan membuka pintu kehinaan, menutup pintu nikmat dan membuka pintu kesukaran, menutup pintu istirehat dan membuka pintu perjuangan, menutup pintu tidur dan membuka pintu jaga, menutup pintu kekayaan dan membuka pintu kemiskinan, menutup pintu harapan dan membuka pintu bersiap menghadapi maut -Ibrahim bin Adham

-Hiduplah sesuka hatimu, sesungguhnya kamu pasti mati. Cintai siapa saja yang kamu senangi, sesungguhnya kamu pasti akan berpisah dengannya. Lakukan apa saja yang kamu kehendaki, sesungguhnya kamu akan memperoleh balasannya. Dan ingatlah bahawa bersama kesulitan itu sentiasa akan timbul kesenangan - Ibnu Abbas

-Sesungguhnya yang lebih lama susahnya di dunia ialah lama gembiranya di akhirat dan lebih lama kenyang di dunia akan lebih banyak lapar di akhirat - Ibnu Asahir

-Tiga macam yang tidak diketahui kecuali pada tiga macam:

1. Orang yang sabar tidak diketahui kecuali ketika marah.

2. Orang yang berani tidak diketahui kecuali ketika perang

3. Saudara tidak diketahui kecuali ketika berhajat (ada kepentingan) -Luqman Al-Hakim

-Hendaklah engkau bergaul dengan para ulama’ dan dengarlah (renunglah) kata-kata hukama’ kerana Allah SWT menghidupkan hati yang mati dengan cahaya hikmah sebagaimana ia suburkan bumi dengan hujan yang lebat- Al-Hukama’

-Keadaan hamba ini hanya ada empat macam: Nikmat, bala, taat dan maksiat. Maka jika ada di dalam nikmat, kewajipan hamba adalah bersyukur kepada Allah dan jika menerima bala harus sabar. Dan jika dapat melakukan ketaatan harus merasa mendapat taufik hidayat dari Allah. Dan bila tergelincir dalam dosa maksiat, maka harus membaca istighfar -Abul Abbas Al Masri

-Perkataan itu seperti ubat, kalau sedikit bercakap memberi manfaat, tetapi terlalu banyak bercakap nescaya membunuh -Amru Al-As

-Abu Laits berkata : “Awaslah kamu dari ketawa berlebih-lebihan kerana ketawa mengandung 8 bahaya.

· Tercela oleh ulama dan orang yang sopan sempurna akal.

· Memberanikan orang bodoh kepadamu

· Jika engkau bodoh nescaya betambah kebodohanmu dan bila engkau alim berkurang ilmumu sebab ada riwayat: Seorang alim jika ketawa beerti telah memuntahkan ilmunya.

· Melupakan dosa-dosa yang lampau

· Memberanikan membuat dosa di masa depan, sebab bila ketawa terbahak membekukan hatimu.

· Melupakan mati dan akhirat

· Engkau menanggung dosa orang yang ketawa kerana ketawamu

· Ketawa terbahak-bahak itu menyebabkan banyak menangis di akhirat.

-Buku adalah: Teman bicara yang tidak mendahuluimu. Teman bicara yang tidak memanggilmu ketika kamu bekerja. Teman bicara yang tidak memaksamu berdandan ketika menghadapinya. Teman hidup yang tidak menyanjungmu. Kawan yang tidak membosankan. Penasihat yang tidak mencari-cari kesalahan.-Ahmad bin Ismail

-Adakalanya seseorang melepas satu kalimat untuk mentertawakan orang-orang di sekitarnya, maka Allah murka padanya. Lalu murka Allah itu merata kepada orang-orang disekitarnya. Dan adakalanya seseorang berkata kalimat yang diredai Allah maka ia mendapat rahmat dan rahmat Allah itu merata kepada orang-orang disekitarnya. - Ibrahim Annakha’i

-Di antara fitnah orang yang berilmu (orang alim) ialah berkata-kata lebih disukai daripada mendengar. Padahal mendengar itu lebih selamat daripada berkata-kata kerana dalam berkata-kata orang cenderung untuk mengisi, menambah dan mengurangi -Yazid bin Abi Habib

-Solat itu menghantarmu setengah jalan, puasa itu menghantarmu ke pintu kerajaan dan sedekah itu membawamu masuk ke dalamnya -Sahl bin Abdullah At-Tusturi

-Ketika Haatim al-Asham datang berkunjung kepada Imam Ahmad, Imam bertanya,”Beritahukan kepadaku,bagaimana caranya mencari selamat dari manusia ?” Haatim menjawab, “Dengan tiga hal:

1. Anda memberi harta kepada mereka, dan jangan mengambil harta mereka.

2. Berikan hak-hak mereka dan janganlah menuntut hak Anda dari mereka

3. Bersabarlah menghadapi gangguan mereka dan jangan mengganggu mereka

-Siapa yang berasa senang dengan pujian orang terhadap dirinya, bererti ia telah mengizinkan syaitan untuk masuk ke dalam perutnya -Ahmad Athaillah

-Berhati-hatilah kamu. Jangan sampai menulis masalah apapun dari ahlul ahwa` sedikit ataupun banyak. Dan berpeganglah dengan ahli atsar dan sunnah. -Imam Ahmad

-Kunci amal-amal dunia ialah kenyang manakala kunci akhirat pula adalah lapar - Syeikh Abu Sulaiman ad-Darani

-Dunia adalah komedi bagi mereka yang melakukannya, atau tragedi bagi mereka yang merasakannya. - Horace Walpole

-Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah Yang Terbaik untukmu ! Dan karena itulah, Qalbu seorang pecinta-Nya lebih besar daripada Singgasana-Nya. - Jalaludin Rumi

-Sesungguhnya seseorang bisa disebut mandiri bukan lantaran ia sudah tidak lagi meminta, tapi lebih karena ia sudah bisa memberi harapan akan kembali diberi. - Anonim

-Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui. - Anonim

-Tak ada orang yang terlalu miskin sehingga tidak bisa memberikan pujian. - Anonim

-Kesehatan selalu tampak lebih berharga setelah kita kehilangannya. - Jonathan Swift

-Kita tidak bisa menjadi bijaksana dengan kebijaksanaan orang lain, tapi kita bisa berpengetahuan dengan pengetahuan orang lain. - Michel De Montaigne

-Seorang konsultan psikologi paling jenius sekalipun tidak lebih mengerti tentang pikiran dan keinginan kita lebih daripada diri kita sendiri. - Anonim

-Salah satu fungsi diplomasi adalah untuk menutupi kenyataan dalam bentuk moralitas. - Will Dan Ariel Dunant

-Do all the goods you can, All the best you can, In all times you can, In all places you can, For all the creatures you can. - Anonim

-Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan namun bagaimana bertanding dengan baik. - Baron Pierre De Coubertin

-Yang terpenting dalam Olimpiade bukanlah kemenangan, tetapi keikutsertaan … - Baron Pierre De Coubertin

-Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di lima tahun mendatang, kecuali dua hal : orang-orang di sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca. - Charles “tremendeous” Jones

-Jika pekerjaan Anda lenyap, jati diri Anda tidak akan pernah hilang. - Gordon Van Sauter

-Jangan biarkan jati diri menyatu dengan pekerjaan Anda. - Gordon Van Sauter

-Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka. - Alexander Graham Bell

-Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan. - Thomas A. Edison

-Sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam genggaman tangan beberapa orang, namun informasi di tangan orang banyak. - John Naisbitt

-Uang merupakan hamba yang sangat baik, tetapi tuan yang sangat buruk. - P.t. Barnum

-Ingatlah, semua ini diawali dengan seekor tikus, Tanpa inspirasi…. kita akan binasa. - Walt Disney

-Kita ada di sini bukan untuk saling bersaing. Kita ada di sini untuk saling melengkapi. - Bill Mccartney

-Saat menghadapi kesulitan, beberapa orang tumbuh sayap, sedang yang lain mencari tongkat penyangga. - Harold W. Ruoff

-Jika kita sungguh-sungguh menginginkan cinta, maka cintalah pada akhirnya yang justru menunggu kita. - Oscar Wilde

-Kebebasan itu berasal dari manusia, tidak dari undang-undang atau institusi. - Clarence Darrow

-Lebih mudah menambahkan sesuatu pada reputasi yang besar daripada untuk memperoleh reputasi itu sendiri. - Publius Syrus

-Ketika kita menjadi tua, waktu akan membuat kita dikelilingi oleh orang-orang yang mencintai kita, sebagai ganti dari orang-orang yang kita cintai. - J. Petit Senn

-Tak melakukan apa-apa merupakan kekuatan setiap orang. - Samuel Johnson

-Keberanian bukanlah ketidakhadiran rasa takut, tetapi melakukannya - Montaigne

-Kegagalan biasanya merupakan langkah awal menuju sukses, tapi sukses itu sendiri sesungguhnya baru merupakan jalan tak berketentuan menuju puncak sukses. - Lambert Jeffries

-Pastikanlah bahwa kepala Anda tidak lebih tinggi dari topi Anda. - Vergill

-Tempat untuk berbahagia itu di sini. Waktu untuk berbahagia itu kini. Cara untuk berbahagia ialah dengan membuat orang lain berbahagia. - Robert G. Ingersoll

-Keberanian bukanlah ketidakhadiran rasa takut, tetapi melakukannya. - Montaigne

-Sifat Cinta: 1. Tidak membeda-bedakan 2. Cuma-cuma atau tanpa pamrih 3. Ketidaksadaran diri 4. Bebas - Anthony De Mello Sj

-Hanya ikan yang bodoh yang bisa dua kali kena pancing dengan umpan yang sama. -

-Kebanyakan dari kita yakin bisa membuat orang lain bahagia dengan cara yang kita tentukan. - Robert S. Lynd

-Jika kita sungguh-sungguh menginginkan cinta, maka cintalah pada akhirnya yang justru menunggu kita. - Oscar Wilde

-Orang yang tidak bisa memaafkan orang lain sama saja dengan orang yang memutuskan jembatan yang harus dilaluinya, karena semua orang perlu di maafkan. - Thomas Fuller

-Ada dua hal yang harus Anda lupakan: Kebaikan yang Anda lakukan kepada orang lain dan kesalahan orang lain kepada Anda. - Sai Baba

-Suatu kehidupan yang penuh kesalahan tak hanya lebih berharga namun juga lebih berguna dibandingkan hidup tanpa melakukan apapun. - George Bernard Shaw

-Pengetahuan ada dua macam : yang telah kita ketahui dengan sendirinya atau yang hanya kita ketahui dimana ia bisa didapatkan. - Samuel Johnson

-Kita tidak dapat memperoleh pikiran yang damai kecuali kita dapat berhubungan dengan Sumber kedamaian yang ada di dalam diri kita. Damai yang kamu miliki dalam dirimu, dan jika kamu mencarinya di luar, kamu tidak akan pernah menemukannya. - Guru Ching Hai

-Jika kita melayani dengan penyerahan penuh (bhakti), kita selamanya terpuaskan, dan merasa terpenuhi. Kita tidak akan berpikir untuk meminta apapun, karena kita merasa bahwa kita memiliki segala sesuatu dalam kelimpahan. - Guru Ching Hai

-Janganlah merasa terlalu kecewa, tetapi jalanilah hidup setiap saat dengan sepenuh hati kamu. Apapun yang mesti kamu lakukan, lakukan dengan kebaktian penuh. Miliki iman pada Tuhan dan rencana agung seluruh alam semesta. - Guru Ching Hai

-Segala sesuatu merupakan suatu kebiasaan. Kita mempelajari cara keariefan yang merupakan cara kelenturan. Apabila kita terbiasa dengan kelenturan, maka (kita) terbiasa dengan berbagai perubahan dadakan, kita terbiasa dengan tindakan segera, tindakan spontan, bukan tindakan prasangka, itulah cara yang terbaik. - Guru Ching Hai

-Kadang kala kita dilahirkan dalam keadaan fakir miskin (sengsara), karena Tuhan menghendaki kita belajar bersemangat pantang mundur dan berlatih keberanian diri. - Guru Ching Hai

-Kita seharusnya menjadi se-agung sang Pencipta. Dia bisa mewadahi semua ciptaanNya, mengapa kita tidak bisa bertoleransi terhadap pemikiran-pemikiran saudara kita, teman kita, atau orang lain yang kita kenal? Kita harus bisa berbuat yang sama untuk mencapai Anuttara-Samyak-Samboddhi, dimensi tertinggi, tingkat tertinggi. - Guru Ching Hai

-Pada saat kita lancar atau sukses, santai; justru harus lebih waspada, jangan menjadikannya sesuatu terjadi karena kemampuan kita, hingga kehilangan rendah hati, rasa penyesalan, lalu mulai malas, tidak dapat maju. - Guru Ching Hai

-Setiap hari jika kita berpikir seperti Buddha, bertindak seperti Buddha, bertutur kata seperti Buddha, maka pada hari itu Anda adalah Buddha. - Guru Ching Hai

-Kita menjadi biarawan demi pengabdian kepada sesama makhluk hidup, bukanlah ingin lebih cepat menjadi Buddha untuk mengungguli orang lain. - Guru Ching Hai

-Menjadi biarawan atau tidak, kita tetap dapat berlatih rohani, yang terpenting harus mencapai kebebasan abadi dan memperoleh kebijaksanaan ilahi dahulu, barulah kita dapat menolong dunia. - Guru Ching Hai

-Yang Maha Kuasa menempatkan kita di mana saja, dan hal itu pasti merupakan yang terbaik, yang mana kita harus puas atas penempatanNya. - Guru Ching Hai

-Ingin mengetahui Anda ada kemajuan atau tidak, cukup melihat perubahan watak diri Anda, keluasan wawasan Anda dan pengembangan kemurahan hati Anda. Itulah kemajuan dan tingkat Anda sesungguhnya. - Guru Ching Hai

-Wadah manusia ini hanyalah kumpulan dari kebiasaan dan pikiran yang berasal dari kehidupan satu ke kehidupan berikutnya. Kita bukanlah wadag manusia ini, kita tidak pernah berpisah, kita adalah kebijaksanaan, kita adalah cinta kasih, yang memenuhi seluruh alam semesta, bagaimana mungkin dapat dipisahkan oleh selapis kulit? - Guru Ching Hai

Hakikat Kesenangan & Kesedihan (kahlil gibran)

Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka kedoknya. Sebab dari sumber yang sama yang melahirkan tawa, betapa seringnya ia mengalirkan air mata. Semalam dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwamu maka semakin mampu jiwamu menampung kebahagiaan.

Apabila sedang bergembira mengacalah dalam-dalam ke lubuk jiwa, sebab disanalah akan kamu dapat bahwa hanya yang pernah membuat kamu menderita yang akan mampu memberimu kebahagiaan..

Apabila kamu bersedih mengacalah lagi ke lubuk jiwa, disanalah pula kalian akan mengetahui bahwa sejatinya kamu sedang menangisi sesuatu yang dulunya pernah kamu syukuri.

Kesenangan dan kesedihan tak terpisahkan. Bersama-sama mereka datang, dan ingatlah jika salah satunya bercengkerama dengan kamu di ruang tamu. Maka yang lain sedang ternyenyak dipembaringanmu. Hakikatnya, kamu ditempatkan tepat ditengah timbangan, yang adil, antara kesenangan dan kesedihan. Hanya apabila dapat mengosongkan diri dan tenang hati, maka seimbanglah takaran. Namun jika sang bendahara bermaksud mengangkatmu untuk menguji berat emas-perak dipinggan, disaat itulah kesenangan dan kesedihan timbul tenggelam.

19 Maret, 2008

Antara Perkhabaran Rasulullah S.A.W Dan Ramalan Nostradamus


Petikan dari artikel Arjuna Armada

Namrud telah memerintahkan supaya dibunuh anak-anak lelaki yang baru lahir. Namrud begitu yakin dengan nasihat para kahin (nujum) yang mentafsirkan mimpinya, bahawa kerajaannya akan jatuh oleh seorang bayi lelaki yang bakal lahir. Oleh kerana tidak tahu siapa di antara bayi -bayi yang lahir itu yang akan menjatuhkan kerajaannya, maka Namrud memerintahkan membunuh semua sekali, asal saja bayi itu lelaki. Kerana itu Nabi Ibrahim a.s diselamatkan oleh ibunya, baginda dilahirkan dan dibesarkan di dalam sebuah gua. Begitu juga yang berlaku kepada Nabi Musa a.s, ahli-ahli nujum Firaun pula meramalkan kejatuhan kerajaan Firaun adalah di tangan bayi lelaki yang bakal lahir. Kalau Nabi Ibrahim disorok di dalam gua, Nabi Musa disorok di dalam istana Firaun. Malah sebelum itu pernah dimasukkan ke dalam sabak (tempat bakaran roti) serta dihanyutkan ke sungai, terapung-apung hingga tiba di istana Firaun. Dari sanalah diambil oleh Firaun sebagai anak angkat, sementara ibunya dipanggil untuk menyusui anak angkat Firaun. Begitulah kisah dua orang Rasul yang bertaraf Ulul Azmi, lebih lagi bagi Rasul yang menjadi penghulu segala Nabi dan Rasul, Rasulullah SAW. Sebelum baginda dilahirkan, kisah kelahiran baginda telah diceritakan lebih awal di dalam Kitab Taurat dan Injil. Di sana dikenali dengan nama Ahmad, bukan Muhammad sebagaimana setelah dilahirkan.Kelahiran agung itu telah dihafal dan dijiwai oleh pendita Nasrani dan rahib Yahudi, hingga mereka mengenali sifat peribadi Rasulullah SAW itu lebih daripada anak mereka sendiri. Malah ada yang ternanti-nanti kelahiran tersebut di samping mengharap Nabi tersebut adalah dari kalangan mereka. Apabila berlaku kelahiran Rasulullah SAW, mereka segera mengenalinya melalui tanda-tanda yang telah tersebut di dalam Kitab Taurat danInjil. Apabila tiba seruan Islam dari Rasulullah SAW, merekalah yang menjadi penentang kerana iri hati dan hasad dengki, bukan kerana tidak tahu kebenaran. Hingga kini, Yahudi dan Nasrani tidak sudah-sudah memusuhi Islam. Mereka terus menerus mengkaji rahsia-rahsia kekuatan umat Islam dengan tujuan melumpuhkan ajaran Islam. Mereka berusaha agar umat Islam terlupa rahsia keagungan Islam yang telah dibina oleh Rasulullah SAW. Mereka lupakan umat Islam dari iman dan taqwa. Mereka menanamkan sikap cinta dunia yang membawa umat Islam menjadi lemah. Firman Allah: "Sekali-kali tidak akan redha orang-orang Yahudi dan Nasrani sehingga engkau mengikut cara hidup mereka." (Al Baqarah: 120)Ketika Sepanyol hendak ditakluki kembali oleh Kristian dari tangan umat Islam, berbagai strategi diatur dengan begitu rapi. Pemimpin mereka berpesan, "Jika kamu lihat mata umat Islam cerah (tidak kuyu atau merah kerana kurang tidur-beribadah malam), waktu itu seranglah mereka. Selagi kamu lihat mereka sembahyang malam, kamu tidak akan dapat menumpaskan mereka."Kini alaf baru telah tiba. Bagi umat Islam di akhir zaman khususnya di alaf ke 21 Masihi ini, sebenarnya ada janji Allah untuk kebangkitan dan kegemilangan semula Islam kali kedua. Perkara ini bagi sesetengah umat Islam dipandang remeh, kurang yakin bahkan ada yang menolak dan menentang. Termasuk di kalangan alim ulama yang terpengaruh dengan orentalis Barat. Keyakinan umat Islam terhadap hadis akhir zaman digugat dengan mewartakannya sebagai hadis dhaif atau palsu. Akhirnya umat Islam terus dibelenggu oleh kepompong ciptaan Yahudi dan Nasrani. Sedangkan di pihak mereka, Yahudi dan Nasrani, telah bersedia lebih awal dan bersiap siaga dengan kebangkitan yang dijanjikan itu. Ini kita dapat lihat, seorang peramal berbangsa Yahudi yang terkenal telah meramalkan kebangkitan Islam di tahun 2000 bermula dari sebelah Timur. Bagi saya, ini bukan semata-mata ramalan, tetapi adalah tafsiran atau hasil analisis hadis oleh pakar-pakar Yahudi. Mereka amat peka terhadap hadis-hadis yang menyebut secara khusus kebangkitan Islam. Kebangkitan Islam bererti kejatuhan dan kekalahan mereka. Segala kepalsuan dan kebatilan mereka akan terbongkar, dan segala kezaliman akan bertukar keadilan. Memang secara jelas disebut di dalam hadis tidak boleh mempercayai ramalan nujum. Tetapi apabila telah ada hadis mendahului ramalan itu, ia bukan nujum. Kadangkala dikatakan itu sebagai ramalan hanya untuk mengelirukan umat Islam. Mereka kata itu ramalan mereka sedangkan itu adalah maksud hadis yang mereka sembunyikan dari umat Islam selama ini. Sudahlah umat Islam ini diragukan dengan hadis, mereka tipu pula umat Islam dengan menamakan hadis sebagai ramalan (nujum) mereka.Di antara yang disebut oleh Michael Nostradamus (1503-1566) seorang rakyat Perancis berketurunan Yahudi, tokoh peramal dari Barat yang terkenal, yang dikatakan banyak ramalannya yang tepat. Menurut ramalan beliau yang ditulis semula oleh V. J. Hewitt dan Peter Lorie dalam buku The End of the Millennium, Prophecies : 1992 to 2001, beliau meramalkan pada tahun 2000, disebutkan secara lebih khusus mengenai munculnya seorang pemimpin Islam yang bakal merubah dunia. Menurut beliau:
1. Akan muncul A New World Religion.
2. Dipimpin oleh seorang yang dikenali dengan panggilan The Man from The East.
3. Dia muncul dari negeri yang terletak di pertemuan tiga buah laut.
4. Kemunculannya menggemparkan Timur dan Barat.
5. Ketika muncul, dia memakai serban biru (The Blue Turban).
6. Dia merayakan hari Khamis sebagai hari istimewa bagi dirinya.
Di sini saya ingin menghuraikan berkenaan perkara-perkara yang disebut oleh Nostradamus berdasarkan hadis, sekaligus membuktikan terdapat "mala-fide" Yahudi dalam konspirasi mengelirukan umat Islam. 1. Akan muncul A New World Religion.Kemunculan satu kuasa baru dunia berteraskan agama telah disebut secara nyata oleh Rasulullah SAW di dalam beberapa hadis. Di antaranya: Sabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya Allah akan membangkitkan bagi umat ini (Islam) pada awal setiap seratus tahun seorang mujaddid yang bakal membaharu (menghidupkan) urusan agamanya." (Riwayat Abu Daud, Al Hakim, Al Baihaqi, Al Iraqi, Ibnu Hajar Al Asqalani) Imam As Sayuti berkata: Para penghafal hadis sepakat mengatakan hadis ini sahih) Kita kini berada di awal kurun Hijrah ke-15, iaitu 1420 Hijrah. Mengikut tafsiran ulama, yang dikatakan awal kurun itu ialah 1/4 yang pertama. Ertinya kita kini berada di awal kurun. Sebagaimana janji Allah melalui lidah Rasulullah SAW ini, pastilah akan lahir seorang pemimpin yang akan menghidupkan syiar serta perjuangan Islam di zaman ini. Berbetulan pula kini kita melangkah ke alaf ke-3 Masehi dan berada di awal tahun 2000. Dalam sebuah hadis yang lain, bersabda Rasulullah SAW: "Telah berlaku zaman kenabian ke atas kamu, maka berlakulah zaman kenabian itu sebagaimana yang Allah kehendaki. Kemudian berlakulah zaman kekhalifahan (Khulafa'-ur-Rasyidin) yang berjalan seperti zaman kenabian. Maka berlakulah zaman itu sepertimana yang Allah kehendaki. Kemudian Allah mengangkatnya lalu berlakulah zaman pemerintahan yang menggigit (zaman fitnah). Berlakulah zaman itu seperti yang Allah kehendaki. Kemudian Allah mengangkatnya pula. Kemudian berlakulah zaman penindasan dan penzaliman (zaman pemerintahan diktator) dan kemudian berlakulah zaman itu sepertimana yang Allah kehendaki. Kemudian berlakulah pula zaman kekhalifahan (zaman Al Mahdi dan Isa a.s) yang berjalan di atas cara hidup zaman kenabian. Kemudian baginda diam." (Riwayat Ahmad) Secara umum apabila kita meneliti sejarah, zaman kenabian, zaman Khulafa'-ur-Rasyidin, zaman fitnah (pemerintah telah rosak sedang rakyat masih baik), zaman diktator (penjajahan Yahudi dan Nasrani) dan kini adalah giliran zaman seperti zaman kenabian itu berulang semula. Inilah yang dimaksudkan sebagai A New World Religion oleh Nostradamus.2. Dipimpin oleh seorang yang dikenali dengan panggilan The Man from The East.Kebangkitan yang dimaksudkan itu akan dipimpin oleh seorang pemimpin dari Timur sebagai pencetusnya. Di dalam beberapa hadis disebutkan berkenaan pemimpin dari Timur itu:1.Daripada Ibnu Umar, bahawa Rasulullah SAW sambil memegang tangan Sayidina Ali; baginda berkata: "Akan keluar dari sulbi ini seorang pemuda yang memenuhi bumi ini dengan keadilan. Maka apabila kamu menyakini demikian itu hendaklah bersama Pemuda Bani Tamim itu. Sesungguhnya dia datang dari sebelah Timur dan dialah pemegang panji-panji Al Mahdi." (Hadis riwayat At Tabrani)2. Dari Tsauban r.a dia berkata, telah bersabda Rasulullah SAW, akan datang Panji-Panji Hitam (kekuasaan) dari sebelah Timur, seolah-olah hati mereka (pendukung-pendukung) umpama kepingan-kepingan besi (jiwa berani). Barangsiapa mendengar tentang mereka, hendaklah datang kepada mereka dan berbai'ahlah kepada mereka sekalipun merangkak di atas salji. (Dikeluarkan oleh Al Hafiz Abu Naim)3. Dia muncul dari negeri yang terletak di pertemuan tiga buah laut.Negara Timur tempat perjuangan pemimpin tersebut terletak di pertemuan tiga buah laut. Siapa sahaja yang merasakan kedudukan mereka terancam akan membuat kajian dan menyusun strategi untuk menyelamatkan diri. Sementelahan pula Yahudi dan Nasrani yang telah tahu tentang kebangkitan Islam di akhir zaman. Memang Timur itu tidak ditentukan di manakah negaranya melalui hadis. Ini adalah kajian pihak musuh, akhirnya mereka berpendapat negara tersebut terletak dalam lingkungan tiga buah laut di sebelah Timur. Mereka mencari negeri yang ada sifat demikian dan di negeri-negeri berkenaan, mereka menjalankan 'kerja-kerja kotor' iaitu cuba memadamkan kalimah Ilahi dengan pelbagai cara. Dengan berbuat demikian, mereka berharap dapat menghalang kebangkitan Islam buat kali kedua dari kawasan yang telah disebutkan itu. Sebab itulah wilayah-wilayah di Indonesia sejak dahulu lagi menjadi sasaran utama mereka kerana mereka yakin dari sanalah akan bangkitnya "The Man from The East" itu. Selain itu, mereka turut membina pangkalan (pusat operasi) di sebelah sini iaitu di Filipina dan Singapura. Filipina adalah pusat operasi bagi kaum Nasrani manakala Singapura pula adalah pusat operasi bagi Zionis Yahudi. Dari kedua-dua tempat itulah mereka memantau seluruh Asia Tenggara ini, terutamanya Indonesia kerana dipercayai oleh mereka Pemuda Bani Tamim itu berasal dan berkembang di Indonesia. Itulah bukti kukuh kepercayaan para pendeta Yahudi dan Nasrani terhadap kemunculan Pemuda Bani Tamim dan Imam Mahdi itu serta kawasan di mana mereka berdua akan dibangkitkan. Namun, atas sebab-sebab permusuhan yang sangat kuat, setiap pergerakan mereka ini dibuat atas nama perniagaan, hubungan politik, ekonomi, pertahanan, ketenteraan dan sebagainya sehingga tidak kelihatan niat sebenar mereka ke atas umat Islam di kawasan ini. Di samping itu, mereka juga sangat kuat menyimpan niat sebenar mereka sehingga tidak pernah dapat diketahui oleh mana-mana umat Islam di kawasan ini sejak dahulu hingga ke hari ini. Perkara-perkara ini hanya dapat diketahui melalui pendedahan oleh para sarjana dan cendekiawan mereka sendiri melalui penerbitan-penerbitan mereka sendiri sahaja. Begitu bijaknya mereka beroperasi. Boleh jadi juga negara tersebut ialah Tanah Melayu yang telah menjadi Malaysia kini. Pada peringkaat awal, pihak musuh lebih beranggapan Indonesialah tempat yang dimaksudkan. maka mereka berjuang silih berganti menjajah Indonesia, menyebarkan ajaran Kristian dan cara hidup Yahudi di sana. Mereka terlupa dalam keghairahan itu, sebuah negara yang juga terletak di antara tiga laut, Laut China Selatan, Laut Sulu dan Lautan Hindi. Indonesia adalah kepulauan, oleh itu ia sudah tentu dikelilingi oleh laut, sedangkan Malaysia (khususnya semenanjung) hanya di lingkungi tiga penjuru. Di Utaranya tiada laut (tanah besar Thailand). Umat Islam tidak boleh memandang remeh tentang perkara ini. Kajian pihak musuh bukan kajian yang main-main kerana mereka berjuang antara hidup dan mati.Jika dilihat di segi mercup suburnya Islam berbanding negara-negara Timur yang lain, Malaysialah yang terkehadapan. Walaupun masih amat banyak kelemahan, itulah yang paling kuat keIslamannya. Bukan diihat di sudut kuantiti penduduk tetapi di sudut kualiti penghayatan.Di sudut bangsa pula, bangsa Melayu adalah bangsa yang belum pernah menguasai dunia berbanding bangsa-bangsa lain. Mungkin ini peluang untuk bangsa Melayu. Sudah tentu pula pemimpin yang dimaksudkan itu tidak hanya berjuang dalam lingkungan tempatan, kedaerahan atau kenegaraan semata-mata. Perjuangannya adalah perjuangan global yang menjadikan tanah airnya sebagai tapak globalisasi Islami. Mana tahu kalau-kalau pemimpin itu telah ada. Bahkan pasti ada jika merujuk kepada hadis, kita kini berada hampir di penghujung awal kurun. Mungkin beliau sedang berjuang tetapi tidak disedari oleh musuh-musuh, atau dianggap remeh oleh musuh. Begitulah apabila Allah mahu mengalahkan musuhNya. 4. Kemunculannya menggemparkan Timur dan Barat.Semua manusia di seluruh dunia akan terkejut besar dengan perlantikannya sebagai pemimpin manusia di Timur. Pernyataan ini disebutkan oleh Nostradamus dengan tegas dalam buku ramalannya. Ketika itu, kebanyakan urusan perniagaan akan terhenti atau lumpuh seketika sebelum pulih di negara-negara lain. Di negara tempat beliau zahir itu, ekonominya akan lumpuh terus dan hapus lalu beliau gantikan dengan sistem ekonomi Islam yang lebih adil dan sangat stabil. Sistem ekonomi Islam yang beliau lagang nanti akan turut menggemparkan seluruh ahli ekonomi dan tokoh perniagaan yang pakar-pakar di seluruh dunia. Sistem ekonomi Islam beliau menyebabkan sistem kapitalis, sosialis dan sebagainya itu akan hancur, lumpuh dan tidak bermaya. Akhirnya, sistem ekonomi Islam yang beliau lagang itu nantilah yang akan berkembang pesat dan meruntuhkan seluruh sistem ekonomi yang sedia ada di dunia. Perkara ini termasuk dalam sifat keadilan yang dibawa oleh pemimpin tersebut. Kedatangannya memenuhi dunia dengan keadilan sepertimana sebelum ini dipenuhi oleh kezaliman. Dari Ibnu Mas'ud RA, katanya, "Ketika kami berada di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba datang sekumpulan anak muda dari kalangan Bani Hasyim. Apabila terlihatkan mereka, maka kedua-dua mata baginda SAW dilinangi air mata dan wajah baginda berubah. Aku pun bertanya, "Mengapakah kami melihat pada wajah Tuan sesuatu yang tidak kami sukai?" Baginda menjawab, "Kami Ahlul Bait telah Allah pilih untuk kami akhirat lebih dari dunia. Kaum kerabatku akan menerima bencana dan penyingkiran selepasku kelak sehinggalah datang suatu kaum dari Timur yang membawa bersama-sama mereka Panji-panji Hitam. Mereka meminta kebaikan tetapi tidak diberikannya, maka mereka pun berjuang dan beroleh kejayaan lalu diberikanlah apa yang mereka minta itu tetapi mereka tidak menerima sehinggalah mereka menyerahkannya kepada seorang lelaki dari kaum kerabatku yang akan memenuhkan bumi ini dengan keadilan seperti bumi ini dipenuhi dengan kedurjanaan sebelumnya. Sesiapa yang sempat menemuinya, maka datangilah mereka, walaupun terpaksa merangkak di atas salji. Sesungguhnya dia adalah al-Mahdi." (Riwayat Ibnu Majah) Keadilan yang ditegakkan itu secara menyeluruh meliputi setiap aspek samada politik, ekonomi, pendidikan dan lain-lain. Sabda Nabi SAW: "Akan keluar dari sulbi ini (Sayidina Ali KW) seorang pemuda yang akan memenuhkan bumi ini dengan keadilan. Maka apabila kamu meyakini yang demikian itu, hendaklah kamu turut menyertai Pemuda Bani Tamim itu. Sesungguhnya dia datang dari sebelah Timur dan dialah pemegang panji-panji al-Mahdi." (Riwayat At-Tabrani) 5. Ketika muncul, dia memakai serban biru (The Blue Turban).Oleh kerana pemimpin tersebut adalah seorang pejuang Islam yang amat cinta kepada Rasulullah SAW, pastilah segala sunnah Rasul itu diperjuangkannya. Tidak mungkin seorang pejuang Islam tidak berserban seperti Rasulullah SAW. Walaupun ketika ini, amalan sunnah seperti berserban itu telah dimomok-momokkan oleh orang. Disebutkan tentang warna serban, sebenarnya banyak hadis menyebut tentang serban pemimpin ini, samada secara khusus ataupun secara umum (merangkumi pengikut-pengikutnya). Khususnya di dalam kitab Jamiussoghir karangan Imam As Sayuti. Ketika kemunculannya hanya dia seorang yang memakai serban berwarna biru di dunia ini. Mungkin serban biru itu tidak selalu dipakainya, cuma sekali-sekala sahaja. Namun begitu, ini sudah cukup menjadi bukti bahawa hanya beliau seorang yang sanggup memakai serban biru. Ulama lain ketika itu, terutamanya ulama fiqh, sudah tidak sanggup lagi meletakkan serban di atas kepala sebagai pakaian harian, apatah lagi untuk memakai serban yang berwarna biru atau hijau. Berat pula pernyataan dari Nostradamus ini merujuk kepada pemakaian serban berwarna biru ketika zahirnya Pemuda Bani Tamim ini dengan mendapat kekuasaan di dunia sebelah Timur itu. Maknanya, serban warna biru itu dipakainya ketika beliau mula-mula mendapat kuasa di negeri sebelah Timur dan mula-mula diberikan baiah oleh sekalian manusia. Mungkin begitulah yang dimaksudkan serban biru oleh Nostradamus.6. Dia merayakan hari Khamis sebagai hari istimewa bagi dirinya.Ini suatu yang tidak lazim bagi kebanyakan umat Islam ketika itu, di seluruh dunia termasuk oleh para ulamanya. Maksudnya di sini ialah, hari Khamis malam Jumaat. Malam yang lazimnya orang-orang Islam membaca Surah Yasin selepas sembahyang Maghrib di masjid, di surau atau di rumah. Beliau menjadikannya istimewa kerana pada malam Jumaat itulah beliau akan membanyakkan zikir, doa dan sebagainya seolah-olah orang yang menyambut malam raya. Mungkin maksudnya beliau menjadikan malam Jumaat itu sebagai masa untuk membaca selawat dan mengamalkan zikrullah sehingga jadilah malam Jumaat itu sebagai sangat istimewa bagi dirinya. Dan memang pun begitu keadaannya bagi para solihin dan wali-wali sejak zaman para sahabat lagi, hinggalah zaman salafus soleh dan diteruskan hingga kini, mereka menjadikan hari Khamis malam Jumaat sebagai suatu hari raya dan malam berpesta-pesta amal dan taqarrub kepada Allah. Pesta seperti ini hanya mampu dilakukan oleh para wali Allah dan orang-orang soleh sahaja. Mereka menyambutnya dengan penuh kegembiraan, semangat baru dan azam baru untuk melipatgandakan amal ibadat kepada Allah. Itulah maksud sebenar yang dikatakan oleh tokoh peramal Barat yang terkenal, Nostradamus, dengan kenyataan bahawa, beliau menjadikan hari Khamis sebagai hari istimewa bagi dirinya. Maksudnya di sini juga, umat Islam ketika itu sudah semakin jauh meninggalkan ajaran agamanya sendiri, sehinggakan hari Khamis malam Jumaat yang mulia itupun sudah dianggap tidak berbeza langsung daripada hari-hari dan malam-malam lainnya. Tahun yang disebut iaitu tahun Masehi 2000 telah tiba. Sebagai orang yang beriman dengan hadis sepatutnya kita peka dengan perkara ini. Di mana, di saat ini pihak musuh Islam lebih-lebih lagi peka, maklumlah mereka dijanjikan untuk menerima kekalahan. Sedangkan bagi umat Islam, telah dijanjikan kemenangan. Hanya yang perlu, penuhi jiwa dengan iman dan taqwa, serta berusahalah untuk mendapatkan pimpinan dari pemimpin yang dimaksudkan itu. Sabda Nabi SAW, "Akan datang Panji-panji Hitam dari Timur, seolah-olah hati mereka adalah kepingan-kepingan besi. Sesiapa yang mendengar tentang mereka, hendaklah datang kepada mereka dan berbaiatlah kepada mereka, sekalipun terpaksa merangkak di atas salji." (Riwayat Al-Hafiz Abu Naim)"

Ramalan Nostradamus

Ramalan Peramal-Peramal Terkemuka

Selain daripada keterangan dari setiap agama besar di dunia ini, terdapat pula sekumpulan peramal yang terkenal di dunia yang turut meramalkan kedatangan Imam Mahdi atau seorang pemimpin yang bertaraf dunia, yang akan turun untuk menjalankan pemerintahan yang sangat adil, pada zaman ini, pada abad ini, kurun ini dan alaf ini.

Memang meramal sesuatu ramalan adalah sesuatu yang buruk, boleh mendatangkan impak besar kepada akidah kita.

Namun ramalan yang bertepatan maksudnya dengan perkhabaran hadis-hadis, berita-berita dari asar para sahabat r.a, kasyaf para wali dan firasat para mukmin tidak salah jika disebutkan kerana keterangan mereka ini sebenarnya membantu menjelaskan lagi maksud hadis-hadis, asar-asar, kasyaf-kasyaf dan firasat-firasat itu. Hal ini sebenarnya tidak menjejaskan iman kita jika betul cara dan tempatnya.

Sebahagian mereka ini adalah peramal semata-mata, manakala sebahagian lagi adalah orang-orang besar bagi agama masing-masing, yang telah mencapai taraf kasyaf pula, iaitu menurut pandangan agama mereka.

Antara peramal yang bertaraf antarabangsa yang amat terkenal pada hari ini adalah Michel de Nostredame atau Nostradamus, suatu nama yang hampir sudah tidak perlu diperkenalkan lagi, kerana sudah begitu terkenalnya. Ramalan-ramalannya sudah umum tersebar dan bukan sedikit pula yang sudah menjadi kenyataan. Antara ramalannya yang amat menggoncangkan dunia Barat ialah bahawa seorang pemimpin baru bertaraf dunia akan muncul, Islam akan kembali menguasai dunia pada alaf baru ini, dan seterusnya memerangi Kristian – Eropah.

Ramalannya bahawa seorang pemimpin baru beragama Islam akan muncul dan seterusnya menguasai seluruh dunia adalah berdasarkan ramalan beliau seperti berikut :

——————————————————————

In the year 1999 and seven months

from the sky will come the great King of Terror.

He will bring back to life the King of the Mongols;

Before and after, war reigns.

——————————————————————

Pada tahun 1999, bulan tujuh

dari langit akan turun seorang Raja Agung.

Dia akan menghidupkan kembali Khalifah

sejak itu dan seterusnya, perang meletus.

——————————————————————-

Tempat muncul pemimpin tersebut adalah di sebuah negara di sebelah Timur bukan di negara Arab atau di sebelah Barat, berdasarkan ramalan berikut:

——————————————————————-

From the three water signs (seas) will be born a man

Who will celebrate Thursday as his feast day

His renown, praise, reign, and power will grow

On land and sea, bringing trouble to the East


——————————————————————-

Dari pertemuan tiga laut, akan lahir seorang lelaki

Yang merayakan hari Khamis

Namanya, kemuliaan, jajahan dan kuasanya naik

Di darat dan laut, menggoncangkan seluruh Timur.

* Pertemuan tiga laut itu mungkinkah bermaksud sebuah SEMENANJUNG?


——————————————————————

Pemimpin berkenaan akan memimpin pasukan tenteranya yang besar jumlahnya untuk menyerang dan menakluki Eropah, dan dibantu oleh seluruh umat Islam.

——————————————————————-

One who the infernal gods of Hannibal

Will cause to be reborn, terror of all mankind

Never more horror nors the newspapers tell of worse in the past

Then will come to the Romans through Babel (Iraq)

——————————————————————-

Dialah dewa pembunuh manusia

Membangkitkan ketakutan kepada manusia

Tidak terbayangkan sebelumnya kengerian ini

Kemudian mendatangi Barat melalui Iraq.


——————————————————————

* Mungkin ini sebabnya para pembuat dasar Amerika [Yahudi] beria2 menakluk Iraq dan berkubu di situ kerana diprekdisikan bahawa Eropah serta dunia Kristian akan mula diserang di situ.

Pemimpin berkenaan memerangi, mengalahkan dan memasuki Eropah dengan memakai serban biru, membawa undang-undang Islam untuk diamalkan seluruh penduduk Eropah, dan peristiwa besar inilah yang amat menakutkan setiap hati pemimpin Kristian dan Yahudi.

——————————————————————

This King will enter Europe wearing a blue turban,

He is one that shall cause the infernal gods of Hannibal to live again

He will be the terror of mankind

Never more horror


——————————————————————-

Raja ini memasuki Eropah memakai serban biru

Dia menjadi dewa pembunuh seluruh manusia

Dia menakutkan seluruh kemanusiaan (sikafir)

Tiada lagi yang lebih menakutkan.

——————————————————————–

Anak murid Wali Songo yang amat terkenal di Pulau Jawa, Sabdopalon, turut menyebutkan bahawa Imam Mahdi akan dibaiat oleh sembilan tokoh Wali Ghausul Alam yang diketuai oleh seseorang dari Malaysia yang disebutkan sebagai Syeikh Malaya. Beliau menyebutkan bahawa,

“Imam Mahdi datang dengan pakaian serba putih dibantu oleh Rijalu’llah Ghaib atau juga disebut Wali Ghosul’alam sembilan yang di antaranya adalah Seh Malaya yang turun dari tanah Arab.”

Salah seorang Wali Songo iaitu Sunan Gunung Jati, turut membuat ramalan berdasarkan kasyaf dari Allah bahawa kebangkitan Islam kali kedua ini akan dipimpin oleh seorang tokoh yang memakai serban. Dia dikatakan amat berpegang teguh pada sorban kanjeng (ekor serban) Nabi Muhammad s.a.w. Yang dimaksudkan dengan sorban kanjeng itu adalah pemimpin umat yang terakhir, sesuai dengan kedudukan ekor serban yang terletak di hujung sekali. Sorban kanjeng juga bermaksud mengikut benar-benar setiap sunnah yang diamalkan oleh baginda Rasulullah s.a.w. semasa hayatnya dahulu.

Peramal dari Jawa yang disebut sebagai Pangeran Wijil, yang mengarang Kitab Rangka Jayabaya, turut membuat ramalan bahawa pemimpin yang dimaksudkan itu lahir di Makkah, memakai serban yang berlambang bunga tujuh cabang, orangnya selalu kesandung kesampar. Dia tidak pernah diduga akan menjadi pemimpin umat manusia pada suatu hari nanti. Dikatakan lebih lanjut lagi bahawa sebelum raja baru ini muncul akan berlaku huru-hara dan kerusuhan. Dan raja itulah yang akan menjadi orang tengah atau pengaman di antara pihak yang bergaduh itu.

Tanpa diduga-duga, orang ramai pun bersetuju melantiknya sebagai pemimpin mereka kerana jasanya yang amat besar itu dan keupayaannya yang menakjubkan itu.

17 Maret, 2008

Kumpulan ajaran Konfusius

Meluruskan Nama-nama - Zheng Ming ( 正 名 )

Ketika ditanya oleh Zi Lu, seorang muridnya, tentang apa yang seharusnya pertama-tama dilakukan kalau ia memerintah sebuah negara maka Konfusius menjawab: " Terlebih dahulu akan kuluruskan nama-nama".

Zi Lu tidak mengerti atas jawaban tersebut dan Konfusius menjelaskan: " Bilamana nama-nama tidak benar, maka pembicaraan tidak akan sesuai dengan hal yang sesungguhnya. Bila pembicaraan tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya, maka segala urusan tak dapat dilakukan baik-baik. Bila pekerjaan tidak dapat dilakukan baik-baik, kesusilaan dan musik tak dapat berkembang, hukumpun tak dapat dilakukan dengan tepat. Bila hukum tak dapat dilakukan dengan tepat, maka rakyat akan merasa tiada tempat untuk menaruhkan kaki dan tangannya. bagi seorang Junzi, nama itu harus sesuai dengan yang diucapkan dan kata-kata itu harus sesuai dengan perbuatannya. Itulah sebabnya seorang Junzi tidak gampang-gampang mengucapkan kata-kata". ( Lun Yu XIII, 3 )

Cinta Kasih - Ren ( 仁 )


Menurut Konfusius manusia yang bermartabat adalah manusia yang memiliki 'Ren' atau Cinta Kasih. Konsep 'Ren' merupakan pusat kualitas moral manusia intisari dari cinta terhadap sesama, perikemanusiaan, hati nurani, keadilan, dan kasih sayang. Aksara China untuk Ren ( 仁 ) dibentuk dari kata Ren ( 人 = 肕 manusia ) dan kata Er ( 二 = dua ) yang artinya hubungan antara dua manusia atau hubungan manusia dengan manusia berdasarkan kemanusiaan yang sama atau perikemanusiaan atau cinta kasih. Dalam Konfusianisme "Ren' adalah idealisme moral tertinggi yang melandasi etika moral lain yang ingin dicapai yaitu Kebenaran ( Yi ), Kesusilaan ( Li ), Bijaksana ( Zi ), dan Dapat Dipercaya ( Xin ).

Ketika Fan Chi ( murid Konfusius ) bertanya tentang 'Ren' , Konfusius menjawab," Cintailah manusia". ( Lun Yu XII, 22 ).

"Seorang yang memiliki Ren ingin dapat tegak, maka berusaha agar orang lainpun tegak: ia ingin maju, maka berusaha agar orang lainpun maju.". ( Lun Yu VI, 30:3 ). Juga yang diri sendiri tidak inginkan hendaklah jangan diberikan kepada orang lain. ( Lun Yu XII, 2 ).

Kepada Zi Zhang, Konfusius berkata, "Ren adalah kesanggupan untuk mencapai lima hal didunia, yaitu hormat, lapang hati, dapat dipercaya, cekatan, murah hati". ( Lun Yu XVII, 6 )

Kebenaran - Yi ( 義 )

Yi umumnya diartikan sebagai menjunjung tinggi kebenaran, keadilan, kewajiban dan kepantasan. Menurut Fung Yu lan Yi berarti keadaan yang seharusnya terjadi yang merupakan amar tanpa syarat. Setiap orang mempunyai hal-hal tertentu yang seharusnya ia lakukan demi hal-hal itu sendiri yang ditinjau dari sisi moral merupakan hal yang harus dikerjakan karena benar. Jika orang mengerjakan hal itu karena pertimbangan lain terletak diluar dibidang moral, walaupun ia mengerjakan apa yang seharusnya dikerjakan , namun perbuatannya tersebut tidak lagi merupakan perbuatan yang adil/lurus. Hal ini dapat kita simak dari perkataan Konfusius sendiri, " Seorang Junzi hanya mengerti akan kebenaran, sebaliknya seorang rendah budi hanya mengerti akan keuntungan". ( Lun Yu IV, 16 ).

Kesusilaan - Li ( 禮 )

Pada masa sebelum Konfusius, Li berarti kurban dalam upacara persembahan kurban untuk memenuhi kehendak langit. Upacara atau ritual semacam ini merupakan bagian dari peradaban China yang telah berlangsung selama ribuan tahun. Konfusius kemudian memperluas makna kata Li dengan pengertian baru yaitu kepatutan atau kepantasan perilaku terhadap orang lain. Pengertian ini memiliki arti sangat luas yang meliputi semua nilai-nilai etika, tata-krama, budi pekerti, kesopanan, norma sosial dan moral. Jika harus diartikan dalam satu kata, maka kata yang tepat adalah Kesusilaan.

Bagi Konfusius segala sesuatu yang berhubungan antara manusia dan manusia yang lain harus diatur menurut Li.

Yan Yuan ( seorang murid Konfusius ) bertanya tentang cinta kasih. Konfusius menjawab," Mengendalikan diri dan pulang kepada kesusilaan, itulah cinta kasih. Bila suatu hari dapat mengendalikan diri pulang kepada kesusilaan, dunia akan kembali kepada cinta kasih. Cinta kasih itu bergantung kepada usaha diri sendiri. Dapatkah bergantung kepada orang lain?" ( Lun Yu XII, 1:1 )

Yan Yuan meminta penjelasan tentang pelaksanaannya. Konfusius menjawab," Yang tidak susila jangan dilihat, yang tidak susila jangan didengar, yang tidak susila jangan dibicarakan, dan yang tidak susila jangan dilakukan." ( Lun Yu XII, 1:2 )

Konfusius berkata,"Menghormat tanpa mengenal kesusilaan akan merupakan pekerjaan yang merepotkan. Berhati-hati tanpa kesusilaan akan menimbulkan perasaan serba takut. Keberanian tanpa kesusilaan akan menimbulkan kekacauan. Kejujuran tanpa kesusilaan akan menimbulkan perilaku kasar." ( Lun Yu VIII, 2 )

"Tata cara itu harus selaras dengan kemurnian hati, dan kemurnian hati terwujud dalam tata cara. Ingatlah kulit harimau dan macan tutul jika dihilangkan bulu-bulunya tidak akan ada bedanya dengan kulit anjing dan kambing." ( Lun Yu XII, 8 )

"Diatur dengan undang-undang, dilengkapi dengan hukuman, menjadikan orang hanya berusaha menghindar dan kehilangan harga diri. Diatur dengan kebajikan dan dilengkapi dengan kesusilaan, menjadikan orang tumbuh rasa harga diri dan berusaha hidup benar." ( Lun Yu II, 3: 1-2 )

"Bagi orang yang tidak memiliki cinta kasih ( Ren ), apa arti kesusilaan ( Li )? bagi yang tidak memiliki cinta kasih ( Ren ) apa arti musik ( Yue )?" ( Lun Yu III, 3 )

Lin Fang bertanya tentang inti kesusilaan. Konfusius menjawab,"Didalam upacara daripada mewah menyolok lebih baik sederhana. Didalam upacara duka, daripada meributkan perlengkapan upacara lebih baik ada rasa sedih yang tulus". ( Lun Yu III, 4; 1-3 )

Bijaksana - Zhi ( 智 )

Zhi secara harafiah artinya kearifan atau kebijaksanaan, juga berarti kecerdasan atau kepandaian. Zhi merupakan gabungan dari kata anak panah ( 失 shi ) dan mulut ( 口 kou ), artinya mengetahui atau menyadari ( 知 Zhi ). Dan dibawahnya ada kata Ri ( 日 ) yang artinya hari, matahari, atau setiap hari. Maka anda dikatakan bijaksana kalau setiap hari memiliki kesadaran atau selalu sadar. Bagaimana konsep kebijaksanaan menurut Konfusius, mari kita ikuti ajaran beliau dibawah ini.

Konfusius berkata, "Bila melihat seorang yang bijaksana, berusahalah menyamainya dan bila melihat seorang yang tidak bijaksana, periksalah dirimu sendiri," ( Lun Yu IV, 17 )

"Bila melakukan kesalahan, jangan takut untuk memperbaikinya." ( Lun Yu I, 8 : 4 )

"Bila kamu tahu berlakulah sebagai orang yang tahu, bila kamu tidak tahu katakanlah bahwa kamu tidak tahu. Itulah yang disebut mengetahui." ( Lun Yu II, 17 )

"Orang yang suka cinta kasih ( Ren ) tetapi tidak suka belajar akan menanggung cacat bodoh. Orang yang suka kebijaksanaan ( Zhi ) tetapi tidak suka belajar maka akan menanggung cacat kalut jalan pikiran,..... ( Lun Yu XVII, 8 )

Ungkapan tersebut menunjukkan bahwa Konfusius mengajarkan agar dalam mencapai kebijaksanaan untuk tidak ragu-ragu untuk mengikuti perilaku bijak orang lain dengan semangat selalu mawas diri dan berani mengoreksi kesalahan diri sendiri. Konfusius juga mendasarkan bahwa kebijaksanaan harus dicapai dengan dilandasi semangat kejujuran dan keterbukaan. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah semangat dan kesukaan akan belajar yang tinggi merupakan sarana untuk mencapai kebijaksanaan.

Pada waktu Konfusius berada diistana, kandang kudanya terbakar. Setelah pulang ia bertanya,"Adakah orang yang terluka?" Ia tidak menanyakan tentang kudanya. ( Lun Yu X, 17 )

Pasal tersebut menunjukkan sikap bijak yang sangat tinggi yang dimiliki Konfusius, karena pada saat harta kekayaannya terancam yang nomor satu diingatnya adalah nasib orang-orangnya. Mungkin namanya tidak akan dicatat sejarah seandainya pertanyaannya salah pada saat itu.

Layak Dipercaya - Xin ( 信 )

Xin secara harafiah artinya dapat atau layak dipercaya dan dapat juga berarti surat. Kata Xin berasal dari gabungan dua kata, yaitu kata Ren ( 人 ) yang berarti manusia dan Yan ( 言 ) yang berarti kata-kata atau ucapan. Manusia bersandar kepada kata-katanya mengandung arti jika manusia konsisten dengan kata-katanya maka ia layak dipercaya. makna yang lain adalah hanya mahluk manusia yang dapat mengungkapkan kata-katanya secara tertulis, maka Xin artinya juga surat.

Berikut adalah ajaran Konfusius tentang konsep Xin, sebagai berikut:

" Seorang yang tidak layak dipercaya entah apa yang dapat dilakukan? Itu seumpama kereta besar yang tidak mempunyai sepasang gandaran atau seumpama kereta kecil yang tidak mempunyai sebuah gandaran, entah bagaimana menjalankannya?" ( Lun Yu II, 22 )

Ketika ditanya soal pemerintahan Konfusius menjawab," Harus cukup makan, cukup persenjataan, dan ada kepercayaan rakyat." Ketika ditanya jika terpaksa ada yang tidak dapat dipenuhi dari ketiga hal tersebut yang mana dapat dilewatkan Konfusius menjawab, " Persenjataan dapat dilewatkan." Ketika ditanya mana yang dapat dilewatkan jika masih ada yang tidak dapat dipenuhi dari dua yang tersisa Konfusius menjawab, " Lewatkan makanan. Sejak jaman dahulu selalu ada kematian; tetapi tanpa kepercayaan rakyat, negara tidak dapat berdiri." ( Lun Yu XII, 7 )

Dari ungkapan-ungkapan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa Konfusius mengajarkan bahwa seseorang harus memiliki sifat layak dipercaya karena dengan ia memiliki sifat layak dipercaya ia akan mendapat kepercayaan dari orang lain dan masyarakat. Sifat layak dipercaya adalah landasan utama dari semua hubungan manusia didunia. Demikian juga pemerintah yang baik adalah yang mendapat kepercayaan dari rakyatnya. Untuk bisa mendapat kepercayaan dari rakyatnya tentu pemerintahan tersebut harus memiliki pejabat-pejabat yang layak dipercaya.

Setia & Tepa Sarira - Zhong Shu ( 忠 恕 )

Setia atau Zhong ( 忠 ) terdiri dari gabungan dua kata yaitu Hati ( Xin 心 ) dibawah kata Tengah ( Zhong 中 ). Artinya orang yang berperilaku setia adalah orang yang memiliki hati yang terletak ditengah atau hati yang terletak ditempat yang semestinya.

Tepa Sarira atau Tenggang Rasa ( Shu 恕 ) terdiri dari kata Seperti ( Ru 如 ) dan Hati ( Xin 心 ). Artinya Tepa Sarira atau Tenggang Rasa adalah perbuatan yang muncul dari hati. Maka seorang manusia yang sudah kehilangan hatinya tentu sudah kehilangan kemampuannya untuk bertenggang-rasa.

Konfusius berkata,"Shen ( Nama panggilan Zeng Zi, salah seorang muridnya ), ketahuilah Tao yang kumiliki itu satu tetapi menembus semuanya". Zeng Zi menjawab, " Ya, Guru." Setelah Konfusius pergi, murid-murid yang lain bertanya apa maksud kata-kata sang Guru tadi. Zeng Zi menjawab,"Tao atau jalan suci Guru itu tidak lain adalah Setia dan Tepa Sarira ( 忠 恕 Zhong Shu )". ( Lun Yu IV, 15 )

Takdir - Tian Ming - ( 天 命 )

Huruf Tian ( 天 ) berasal dari huruf Da ( 大 ) yang artinya besar, ditambah satu garis diatasnya menjadi Tian ( 天 ), yang artinya yang paling besar adalah langit. Maka Tian ( 天 ) secara harafiah artinya Tuhan, Surga, atau Langit sebab dialah yang paling besar. Kata Ming ( 命 ) berasal dari gabungan dua kata, yaitu kata Kou ( 口 ) yang berarti mulut dan Ling ( 令 ) yang berarti perintah atau komando. Gabungan dua kata tersebut menghasilkan Ming ( 命 ) artinya: hidup, nyawa, nasib, takdir, perintah, titah. Sementara jika huruf Tian dan Ming digabungkan artinya menjadi: kehendak Tuhan, takdir, mandat dari Tuhan.

Berikut adalah ajaran Konfusius tentang konsep Tian Ming, sebagai berikut:

Guru berkata,"Pada waktu berusia 15 tahun, sudah teguh semangat belajarku. Pada usia 30 tahun tegaklah pendirian. Pada usia 40 tahun tida lagi keraguan dalam pikiran. Pada usia 50 tahun telah mengerti Takdir Tuhan. Pada usia 60 tahun pendengaranku telah menjadi alat yang patuh untuk menerima kebenaran. Dan di usia 70 tahun aku sudah dapat mengikuti hatiku dengan tidak melanggar garis kebenaran." ( Lun Yu II, 4 )

Guru berkata,"Seorang Junzi memuliakan tiga hal, memuliakan Takdir Tuhan, memuliakan orang-orang besar, dan memuliakan sabda luhur para nabi. Seorang rendah budi tidak mengenal dan tidak memuliakan Takdir Tuhan, meremehkan orang-orang besar dan mempermainkan sabda para nabi." ( Lun Yu XVI, 8 )

Guru berkata,"Yang tidak mengenal Takdir, ia tidak dapat menjadi seorang Junzi. Yang tidak mengenal Li ( kesusilaan ) ia tidak dapat teguh dalam pendirian. Yang tidak mengenal perkataan, ia tidak dapat mengenal manusia," ( Lun Yu XX, 3 )

Dengan sedih Sima Niu berkata,"Orang lain mempunyai saudara, namun aku sebatang kara." Zi Xia berkata," Apa yang pernah aku dengar ( dari Konfusius ) demikian 'mati hidup adalah Takdir, kaya mulia ditentukan Tuhan. Seorang Junzi selalu bersikap sungguh-sungguh, maka tiada khilaf. Kepada orang lain bersikap hormat dan selalu bersikap susila. Maka di empat penjuru lautan semuanya saudara. Mengapa seorang Junzi merana karena tidak mempunyai saudara?" ( Lun Yu XII, 5 )

Dari ungkapan-ungkapan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa Konfusius mengajarkan bahwa ada hal-hal yang tidak dapat dikendalikan oleh manusia. Manusia hanya dapat berusaha untuk terus belajar untuk meraih kebijaksanaan ( Zhi ), memahami dan mengamalkan kesusilaan ( Li ), cinta kasih ( Ren ), kebenaran ( Yi ), dan sikap dapat dipercaya ( Xin ). Ideal yang ingin dicapai adalah menjadi seorang Junzi. Perkara hidup mati, kaya dan mulia tidaklah perlu dirisaukan karena hal itu adalah Tian Ming atau Takdir Tuhan.

Manusia Budiman - Jun Zi ( 君 子 )

Jun Zi jika harus diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya adalah manusia budiman, susilawan, seorang manusia dengan seluruh kebijakan dan keagungannya. Padanan kata dalam bahasa Inggrisnya adalah gentleman. Menjadi Jun Zi adalah idealisme moral manusia tertinggi yang harus dicapai dalam Konfusianisme.

" Seorang Jun Zi memegang kebenaran sebagai pokok pendiriannya, kesusilaan sebagai pedoman perbuatannya, mengalah dalam pergaulan dan menyempurnakan diri dengan sikap dapat dipercaya. Demikianlah Jun Zi". ( Lun Yu XV, 18 )

"Seorang Jun Zi menuntut diri sendiri, seorang rendah budi menuntut orang lain". ( Lun Yu XV, 21 )

"Seorang Jun Zi bukan alat". ( Lun Yu II, 12 )

"Seorang Jun Zi mengutamakan kepentingan umum, bukan kelompok; seorang rendah budi mendahulukan kelompok; bukan kepentingan umum". ( Lun Yu II, 14 )

"Seorang Jun Zi mau berlomba tetapi tidak mau berebut, mau berkumpul tetapi tidak mau berkomplot". ( Lun Yu XV, 22 )

"Seorang Jun Zi tidak memuji seseorang karena kata-katanya, dan tidak menyiakan kata-kata karena orangnya". ( Lun Yu XV, 23 )

Tiga Hubungan Tata Krama - San Gang ( 三 綱 )

Dalam masyarakat yang beradab pasti diperlukan suatu tata hubungan yang mengatur norma-norma kepantasan atau kepatutan hubungan antar anggota masyarakat tersebut. Nah, San Gang adalah tiga hubungan tata krama antara:

1. Seorang raja dengan para menterinya, atau antara seorang atasan dengan

para bawahannya.

2. Seorang ayah dengan anaknya.

3. Seorang suami dengan istrinya.

Lima Norma Kesopanan - Wu Lun ( 五 倫 )

Lima norma kesopanan dalam masyarakat terdiri dari San Gang ditambah dua norma lainnya, yaitu hubungan antar saudara dan hubungan antar teman.

1. Seorang raja dengan para menterinya, atau antara seorang atasan dengan

para bawahannya.

2. Seorang ayah dengan anaknya.

3. Seorang suami dengan istrinya.

4. Seorang kakak dengan adik.

5. Seorang teman dengan teman.

Tao Te Ching II (lao tze)

Pasal 38:

Yang tertinggi kebajikannya tak pamerkan jasanya,
maka ia miliki kebajikan.
Yang terendah kebajikannya selalu pamerkan jasanya,
maka ia tak miliki kebajikan.
Kebajikan tertinggi bertindak tanpa tindakan, namun tak
ada yang tinggal tak terselesaikan.
Kebajikan terendah sibuk dalam tindakan, namun
banyak hal tak terselesaikan.
Yang tertinggi perikemanusiaannya bertindak tanpa mengharap budi balasan.
Yang tertinggi perikeadilannya bertindak dilandasi suatu alasan.
Yang tertinggi tatakramanya bertindak, tapi jika tak ada
yang mengikuti, lengan baju disingsingkan untuk memaksa orang mematuhi.
Oleh karena itu,
Jika kehilangan Tao, kebajikan menggantikan.
Jika kehilangan kebajikan, perikemanusiaan menggantikan.
Jika perikemanusiaan hilang, perikeadilan menggantikan.
Jika perikeadilan hilang, tatakrama dan peraturan menggantikan.
Sebagaimana tatakrama dan peraturan, sekedar kulit ari
kesetiaan dan ketulusan, dan merupakan awal kekacauan.
Tahu sebelumnya hanyalah sekedar kembang dari Tao,
dan awal dari kebodohan.
Karena itu Orang Besar sejati mengutamakan yang inti dan mengabaikan kulitnya,
Mengutamakan buah dan bukan kembangya.
Dia akan pilih yang ini dan bukan yang lainnya.

Pasal 39:

Sejak dulu yang manunggal dengan Tao:
Langit, menjadi terang.
Bumi, menjadi stabil.
Semangat, menjadi kuat.
Lembah, menjadi penuh.
Semua mahluk, menjadi hidup.
Para raja dan pangeran, menjadikan dunia dalam ketertiban.
Semua itu dicapai melalui kemanunggalan dengan Tao.
Jika langit tak menjadi terang, ia akan terbelah.
Jika bumi tak stabil, ia akan terguncang.
Jika semangat tak kuat, ia akan musnah.
Jika lembah tak penuh, ia akan gersang.
Jika semua mahluk tak hidup, mereka akan punah.
Jika para raja dan pangeran tak dapat menjadikan dunia dalam ketertiban, mereka akan dilengserkan.
Karena itu:
Yang mulia menggunakan hina sebagai pokok,
yang tinggi menggunakan rendah sebagai dasar.
Oleh sebab itu para raja dan pangeran merujuk dirinya sebagai 'yatim-piatu', 'janda-duda', dan 'hina-papa'.
Bukankah ini yang dimaksud kehinaan sebagai pokok kemuliaan?
Sebab itu:
Semisal kau miliki banyak kereta, jangan lekatkan dihati satupun jua;
Dan jika kau bijaksana, jangan tonjolkan dirimu sebagai batu permata,
tunjukkan seolah kau batu kerikil biasa.

Pasal 40:

Polaritas adalah gerakan Tao,
Kelenturan adalah jalan Tao,
Semua mahluk berasal dari yang ada,
Yang ada berasal dari yang tak ada.

Pasal 41:

Ketika sang bijak mendengar tentang Tao,
dengan serius ia mencoba mengamalkannya.
Ketika sang bijak kepalang mendengar tentang Tao,
terkadang ia ingat terkadang lupa.
Ketika si tipis budi mendengar tentang Tao,
tergelak ia tertawa.
Jika tidak ditertawakan, itu bukan Tao!
Maka dikatakan tentang Tao:
Jalan paling terang samar terlihatnya,
Jalan maju terasa surut langkah,
Jalan sejati menyesatkan terlihatnya,
Kebijakan tertinggi bagai sebuah lembah,
Warna putih yang paling putih terlihat bernoktah,
Kebijakan paling agung dirasakan tanggung,
Kebijakan paling kukuh terlihat rapuh,
Yang paling mendasar mudah berubah terlihatnya,
Ruangan luas tak bersudut terlihatnya,
Perkakas besar lama dibuatnya.
Nada tinggi tak bersuara,
Citra agung nan maya,
Tao tersembunyi dan tak bernama,
Hanya Tao dengan baik memberi dan menyempurnakannya.